Seiring meningkatnya penggunaan perangkat elektronik di rumah maupun tempat usaha, pemasangan sambungan listrik baru dan penambahan daya listrik menjadi kebutuhan penting agar MCB tidak sering turun (jeglek).
Dalam artikel ini, kami merangkum prosedur, persyaratan, komponen biaya penyambungan (BP) resmi PLN, kewajiban Sertifikat Laik Operasi (SLO), serta persiapan instalasi kabel internal sebelum Anda mengajukan pasang baru atau tambah daya.
2 Jenis Pelanggan Listrik: Prabayar dan Pascabayar, Apa Bedanya?
Sebelum menghitung biaya pasang instalasi listrik baru, tentukan terlebih dahulu sistem meteran yang sesuai dengan kebutuhan bangunan Anda:
Prabayar (Listrik Pintar / Token)
Pelanggan prabayar membeli pulsa atau token listrik sebelum menggunakan daya listrik. Setiap pemakaian akan langsung memotong saldo kWh pada meteran. Sistem ini sangat populer untuk rumah tinggal, kontrakan, kos-kosan, dan apartemen karena pemilik properti dapat mengontrol anggaran listrik dengan mudah tanpa risiko tunggakan tagihan bulanan. Jika saldo kWh habis, aliran listrik akan terputus sementara hingga token baru dimasukkan.
Pascabayar
Pelanggan pascabayar menggunakan listrik terlebih dahulu dan membayar tagihan setiap bulan sesuai pencatatan meteran (serta ketentuan rekening minimum). Sistem ini masih banyak dipakai pada bangunan komersial, kantor, ruko, dan industri yang membutuhkan kontinuitas suplai listrik tanpa khawatir token habis di tengah jam operasional.
Perbedaan utama antara pelanggan prabayar dan pascabayar terletak pada manajemen arus kas dan pengendalian pemakaian. Pastikan juga instalasi kabel di dalam bangunan sudah terpasang dengan standar yang aman sebelum petugas melakukan penyambungan. Bila Anda membutuhkan bantuan pengecekan jalur kabel atau pembagian grup MCB, gunakan layanan jasa tukang listrik agar instalasi lulus pemeriksaan.
Biaya Pasang (Instalasi) Listrik Baru
Pelanggan prabayar memiliki berbagai pilihan daya listrik yang tersedia, mulai dari 450 VA hingga 41.500 VA, sedangkan bagi pelanggan pascabayar, daya listrik yang dapat dipilih mencapai 197.000 VA.
Berikut adalah rincian biaya untuk pasang listrik dengan token prabayar baru:
Sambungan 1 fasa atau 3 fasa dengan pembatasan daya dan pengukuran tegangan rendah.
- Daya listrik 450 VA: Rp 421.000
- Daya listrik 900 VA: Rp 843.000
- Daya listrik 1.300 VA: Rp 1.218.000
- Daya listrik 2.200 VA: Rp 2.062.000
- Tambah daya menjadi sampai dengan 2.200 VA = Rp 937/VA
- Daya tersambung atau tambah daya di atas 2.200 VA sampai dengan 200 kVA termasuk untuk sambungan rumah tangga golongan R-3 TR dengan daya di atas 200 kVA = Rp 937/VA
Khusus untuk pelanggan tarif S-1/TR s.d. 220 VA Rp 60.000/sambungan untuk penambahan daya dari golongan tarif S-1/TR (tanpa meter) menjadi 450 VA bebas biaya penyambungan.
Berikut ini harga pasang listrik baru pascabayar:
- Daya listrik 450 VA: Rp 242.900
- Daya listrik 900 VA: Rp 1.390.900
- Daya listrik 2.200 VA: Rp 2.372.200
- Daya listrik 3.500 VA: Rp 3.941.000
Selain itu, konsumen juga dikenakan biaya penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO) untuk memastikan instalasi internal bangunan aman dari risiko hubungan arus pendek, serta biaya token perdana (untuk prabayar) atau Uang Jaminan Langganan/UJL (untuk pascabayar).
Catatan: PLN secara berkala mengadakan program promo diskon tambah daya pada momen tertentu melalui aplikasi PLN Mobile. Selalu cek simulasi resmi di aplikasi PLN Mobile untuk melihat tarif promo yang sedang berlangsung.
Bagaimana Cara Memesan Pemasangan Listrik Baru ke PLN
Pengajuan pasang baru maupun tambah daya kini dilakukan secara terpusat melalui aplikasi PLN Mobile atau portal resmi PLN:
- Kunjungi website layanan.pln.co.id untuk mengakses semua kemudahan secara online.
- Klik pada menu Pasang Baru yang langsung membawa Anda ke langkah selanjutnya.
- Setelah muncul halaman Syarat dan Ketentuan Pasang Baru yang menarik perhatian. Scroll ke bawah, dan klik Setuju setelah membaca dan memahami sepenuhnya semua syarat dan ketentuan tersebut.
- Isi formulir Data Pelanggan dengan memastikan setiap informasi yang Anda masukkan akurat dan sesuai dengan kartu identitas Anda.
- Lanjutkan dengan mengisi formulir Data Pemohon agar pemasangan listrik baru berjalan lancar.
- Tidak perlu penasaran dengan biaya yang harus dikeluarkan. Klik menu Hitung Biaya untuk langsung mendapatkan perkiraan nominal yang harus Anda bayarkan guna mendapatkan sambungan listrik baru yang Anda butuhkan.
- PLN memberikan fleksibilitas dalam opsi pembayaran. Anda dapat melakukannya langsung di kantor PLN atau melalui layanan ATM.
Selain itu, PLN telah menyediakan simulasi yang informatif untuk memudahkan Anda dalam menghitung pemasangan listrik baru. Tersedia berbagai produk layanan pasang baru, termasuk listrik prabayar (prepaid) dan listrik pascabayar (postpaid), sesuai dengan kebutuhan Anda.
Berapa biaya tambah daya dari 1.300 VA ke 2.200 VA?
Kebutuhan listrik rumah tangga kadangkala berubah dengan adanya tambahan alat elektronik berkapasitas listrik besar seperti AC, oven listrik, air fryer, hair dryer, dll. Jika anda membutuhkan daya listrik yang besar untuk menyalakan beberapa alat elektronik sekaligus, anda perlu menambah daya listrik. Berapa biayanya? Silahkan disimak.
Sesuai dengan perhitungan harga instalasi listrik di atas, penambahan daya dari 1.300 VA ke 2.200 VA dapat dirincikan sebagai berikut:
(2.200-1.300) x Rp 937 = Rp 843.300
Diluar biaya tukang listrik untuk penyesuaian MCB grup di dalam rumah, Anda cukup menyiapkan anggaran penyambungan sekitar Rp843 ribuan. Baca juga panduan daya listrik 2200 VA pakai MCB berapa ampere serta perbedaan listrik 1 phase dan 3 phase.
Daftar Biaya Tambah Daya Listrik PLN (Tarif Normal)
- Dari 450 VA ke 900 VA Rp421.650
- Dari 450 VA ke 1300 VA Rp796.450
- Dari 450 VA ke 2200 VA Rp1.639.750
- Dari 450 VA ke 3500 VA Rp2.955.450
- Dari 450 VA ke 4400 VA Rp3.827.550
- Dari 450 VA ke 5500 VA Rp4.893.450
- Dari 900 VA ke 1300 VA Rp374.800
- Dari 900 VA ke 2200 VA Rp1.218.100
- Dari 900 VA ke 3500 VA Rp2.519.400
- Dari 900 VA ke 4400 VA Rp3.391.500
- Dari 900 VA ke 5500 VA Rp4.457.400
- Dari 1300 VA ke 2200 VA Rp843.300
- Dari 1300 VA ke 3500 VA Rp2.131.800
- Dari 1300 VA ke 4400 VA Rp3.003.900
- Dari 1300 VA ke 5500 VA Rp4.069.800
- Dari 2200 VA ke 3500 VA Rp1.259.700
- Dari 2200 VA ke 4400 VA Rp2.131.800
- Dari 2200 VA ke 5500 VA Rp3.197.700
- Dari 3500 VA ke 4400 VA Rp872.100
- Dari 3500 VA ke 5500 VA Rp1.938.000
- Dari 4400 VA ke 5500 VA Rp1.065.900
Penurunan Daya Listrik PLN
Selain menerima pemasangan instalasi listrik baru dan tambah daya listrik PLN, ternyata pelanggan juga dapat meminta penurunan daya listrik ke PLN.
Terkadang kebutuhan pelanggan mengalami perubahan seiring waktu. Dengan berkurangnya kebutuhan listrik akibat berbagai faktor, mungkin saja pelanggan listrik tidak lagi membutuhkan daya besar di rumah maupun lokasi bisnisnya. Pasalnya biaya listrik per kWh dengan kapasitas daya yang besar akan lebih mahal ketimbang dengan biaya listrik per kWh dengan kapasitas daya kecil.
Berapa biaya penurunan daya listrik PLN?
Anda tidak akan dikenakan biaya sedikitpun untuk melakukan penurunan daya listrik di tempat anda.
Hanya saja mungkin terdapat biaya yang tidak diwajibkan seperti biaya survey maupun biaya material yang dibutuhkan untuk penurunan daya listrik.
Apa saja syarat penurunan daya listrik PLN?
Syarat yang perlu disiapkan pelanggan untuk penurunan daya listrik ke PLN:
- Nomor ID Pelanggan/Rekening
- Detail Alamat Lengkap
- Nomor telepon yang bisa dihubungi
- Nomor Identitas KTP
Selain syarat administratif di atas, pelanggan yang ingin menurunkan daya listrik PLN juga harus sudah melunasi semua tagihan terlebih dahulu atau dengan kata lain tidak boleh ada tagihan yang masih dalam kondisi menunggak apabila tipe instalasi tagihan listrik yang digunakan adalah pascabayar.